Tuesday, June 24, 2014



Buku Creative Writing yang ringan dan mencerahkan

   
Dua puluh empat jam. Itu berarti cukup sehari saja untuk membaca dan memahami isi buku setebal 160 halaman ini. Tak banyak buku yang membahas tentang Creative Writing. Buku sejenis yang beredar pun biasanya begitu susah dipahami, lalu kenapa Naning Pranoto, penulis buku ini berani menawarkan bahwa dalam sehari saja orang akan pandai menulis secara kreatif?

Dalam buku ini dibahas bahwa Creative Writing atau tulisan kreatif bukanlah tulisan biasa. Ia tulisan yang luar biasa yang menimbulkan daya imaginasi, inspirasi, dan daya kritis pembacanya. Seseorang yang kaya imajinasi, kaya inspirasi, tidak akan sempat menjadi pemalas dan penganggur. Modal pertama untuk menjadi penulis kreatif bukanlah bakat tapi berani menulis.

Biasanya sebuah buku dibagi menjadi beberapa bab, tapi mungkin supaya sesuai dengan judulnya maka buku ini dibagi menjadi 24 jam. Setiap jamnya dijelaskan pengertian creative writing, untuk siapa, proses kreatifnya, disertai contoh tulisannya secara lengkap dan terperinci. Dengan gaya bahasanya yang ringan dan lincah menjadikan buku ini enak dibaca dalam waktu singkat.

            Creative Writing adalah cabang ilmu yang usianya masih relatif muda, lahir pada tahun 1880. Hadirnya diharapkan mampu membendung "virus" bahasa slang dari anak muda jaman sekarang. Terbagi menjadi dua, yaitu fiksi dan non fiksi. Fiksi terdiri dari novel, cerpen, dongeng dan masih banyak lagi, sedangkan non fiksi misalnya otobiografi, biografi, esai dan lain-lain.

Buku ini juga cocok untuk semua kalangan, baik penulis pemula maupun sudah professional, saya rasa tetap dianjurkan untuk membacanya. Meski mungkin buku ini ditujukan untuk kalangan remaja tapi saya rasa buku ini bisa memuaskan keingintahuan bagi pembaca muda maupun tua untuk mengetahui dan mempelajari cara penulisan yang baik.

Banyak cara untuk mempelajari creative writing, bisa dengan pendidikan formal  di Universitas atau non formal lewat kursus atau pelatihan, bisa juga dengan belajar sendiri melalui buku atau orang. Dan diharapkan dengan membaca buku yang ringan ditenteng kemana-mana ini, orang akan bisa menjadi penulis yang tak hanya mampu menulis dengan baik tapi juga indah dan mencerahkan orang-orang yang membacanya.

Untuk menguasai menulis dengan baik, orang harus punya ruang pribadi dan jam tertentu. Setiap orang berbeda. Semua tulisan selalu dimulai dengan sebuah ide lalu dikembangkan dengan berimajinasi atau menulis dalam kepala, baru dituangkan dalam kertas atau komputer.

Aktivitas menulis tidak dapat dipisahkan dari kegiatan membaca. Orang yang suka membaca akan cenderung punya keinginan untuk menuliskan ceritanya sendiri. Tulisan yang dibaca bisa dari internet maupun buku non fiksi yang dinilai dapat memberi pencerahan yaitu dari artikel, biografi, memoar, autobiografi dan laporan perjalanan.

Creative Writing juga disajikan dalam dunia perfilman bergenre komedi, action, pertualangan, horor, roman, misteri dan masih banyak lagi. Semua lengkap tersaji di buku ini. Novel yang best seller pun biasanya juga akan dibuat dalam versi filmnya, contohnya gone with the wind karya Margareth Mitchell. Namun ada juga film yang laris lalu baru dibukukan seperti Jurassic Park.

Naskah drama juga bagian dari ranting creative writing, seperti karya Shakespeare yang diterjemahkan oleh Trisno Sumardjo, sastrawan Indonesia. Beberapa diantaranya Julius Caesar dan Hamlet.  Penulis naskah drama di Indonesia diantaranya Arifin, Putu Wijaya dan Riantiarno.

Pada jam terakhir buku ini, ditutup dengan kalimat yang menyemangati bahwa kesungguhan seseorang untuk benar-benar menulis adalah harus mewujudkan keinginan untuk : saya ingin menulis menjadi saya menulis bertindak lanjut saya punya beberapa karya. Dalam sebuah lingkaran ilustrasinya adalah : ingin menulis – menulis karya – punya karya.

Semua hal yang dipaparkan oleh Naning Pranoto yang telah menulis 21 judul novel, 32 judul buku anak, 16 tektbook serta ratusan judul cerpen  ini memang tak mudah dijalani. Untuk dapat eksis sebagai penulis perlu proses panjang yang harus diisi dengan banyak latihan menulis dan membaca serta memotivasi diri agar tetap bergairah untuk menulis dan membuahkan karya. Harus banyak belajar dari ahlinya dan karya-karyanya. Maupun melalui buku cara penulisan seperti buku creative writing ini. 




Naik Kereta dari Jogja ke Solo

         Akhir-akhir ini aku aku ke Solo dan alat transportasi yang paling mudah ya kereta. Dari Jogja ke Solo naik Kereta Prameks, murah...